Tips Cara Atasi Rambut Rontok

Bookmark and Share


Siasati masalah rambut rontok dengan hair loss treatment.
Rambut merupakan salah satu sumber kepercayaan diri, tak heran ada istilah yang mengatakan rambut adalah mahkota bagi setiap wanita. Rambut yang cantik tidak hanya terlihat indah dari luar, tapi juga sampai ke akar-akarnya. Harus sehat dan kuat.
Rambut di kepala manusia berjumlah sekitar 100,000 helai, dan tumbuh sekitar 1 inchi (2.5 cm) tiap bulannya. Jika rambut kita rontok di bawah 50 helai masih bisa dikategorikan wajar, namun jika sudah lebih dari 50 lembar maka sudah harus dicari tahu penyebabnya dan diberikan pengobatannya.

Pola rambut rontok pada pria dan wanita berbeda prosesnya.Pada pria awalanya rambut menipis mulai dari bagian dahi berbentuk ‘M’ lalu lama kelamaan berubah bentuk seperti huruf ‘U’ atau tapal kuda, sedangkan pada wanita prosesnya dimulai dari garis tengah rambut sampai lama kelamaan meluas ke samping dan berbentuk lonjong atau huruf ‘O’.
Sebelum mengobati kerontokan rambut, alangkah baiknya jika dicari dulu apa yang menjadi penyebabnya. Pemakaian produk-produk pengobatan yang muncul secara bebas di pasaran bisa jadi tidak dapat menyembuhkan kerontokan rambut secara total. Penggunaan tonik rambut yang ada di toko-toko juga bukan solusi untuk menumbuhkan rambut. Akan lebih baik jika kita datang dan bertanya kepada ahli untuk mencari penyebabnya. 

Beberapa hal yang menjadi penyebab kerontokan rambut pada wanita diantaranya yaitu stress, diet tidak sehat, menopause atau pertambahan usia menginjak usia 45 tahun ke atas, gangguan hormonal karena penyakit-penyakit (seperti kelainan tyroid, lupus), obat kemoterapi (kanker) dan penyebab lain  yang disebabkan karena faktor keturunan/genetis yang sering disebut dengan Androgenic Alopecia.

Dari semua jenis penyebab rambut rontok di atas, biasanya dapat sembuh dan mulai tumbuh kembali apabila penyebab dari kerontokan segera diatasi. Pertumbuhan rambut ini sesuai dengan fasenya yaitu fase pertumbuhan (anagen) yang berlangsung selama 3-4 tahun, fase transisi (katagen) yaitu pertumbuhan sel-sel rambut mulai melambat dan cenderung berhenti bertumbuh berlangsung selama 3-4 minggu dan terakhir yaitu fase telogen (istirahat) yakni fase dimana folikel rambut mulai mengecil dan bergerak lepas dari permukaan kepala, proses ini bergerak selama 3-4 bulan. 

Setelah melewati fase terakhir, rambut baru akan tumbuh lagi untuk menggantikan rambut yang rontok. Akan tetapi kerontokan rambut karena penyebab androgenic alopecia atau karena faktor keturunan cenderung menjadi penyebab kegagalan pertumbuhan rambut dan hal ini merupakan jenis kerontokan yang paling sering dijumpai pada wanita maupun pria.
Jalan keluarnya yaitu harus diberikan terapi dari dalam tubuh supaya pertumbuhan rambut lebih efektif.

Terapi dalam tubuh seperti mengonsumsi jenis-jenis makanan yang mengandung nutrisi, seperti  jenis makanan yang tinggi protein, rendah karbohidrat dan rendah lemak.
Secara spesifik zat-zat yang diperlukan yaitu protein, vitamin A, asam lemak omega 3, vitamin B12, biotin dan mineral seperti zat besi, seng dan tembaga. Zat-zat ini yang seringkali luput dari perhatian namun justru berperan penting pada terjadinya kerontokan rambut.  Terlebih saat mengalami menstruasi, atau pada saat kondisi hamil wanita cenderung rentan terhadap anemia atau kekurangan zat besi sehingga wajib mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung zat besi, seperti sayuran hijau, daging berwarna merah, serta hati.

Tips pendukung agar kesehatan rambut terjaga:
- Rajinlah berolahraga karena dengan berolahraga secara teratur akan melancarkan peredaran darah termasuk peredaran darah pada kulit kepala yang akan menutrisi rambut.
- Berhenti merokok dan kurangi konsumis kafein, kedua zat ini tidak baik untuk pertumbuhan rambut Anda.
- Lindungi kulit kepala Anda dari sinar matahari langsung.
- Hindari stres dan emosi tidak terkontrol karena stres akan mengganggu metabolism tubuh dan imbasnya rambut menjadi rontok.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar